Wednesday, May 2, 2007

Derita Seorang Janda

Hai, perkenankan aku untuk sedikit bercerita tentang pengalamanku pertama kali dengan teman kantorku Deni, saat ini aku sedang gemar berinternet ria dikantorku, aku adalah seorang janda, orang bilang aku cantik, tinggiku 1.68cm, kulitku putih mulus dengan ukuran tubuh 34/29/37,yah tetekku memang tidak begitu besar dibandingkan dengan tinggi tubuhku, tapiaku punya pinggul yang sangat menggiurkan. Banyak pria yang pernah tidurdenganku yang mengatakan demikian. Dulu aku pernah menikah selama tiga tahun.Barusaja aku bercerai karena suamiku itu main serong dengan ibu dan kakakkandungku sendiri.Sekarang aku masih bekerja di salah satu BUMN ternama.Dua minggu yang laluaku sempat berkencan dengan teman kantorku di sebuah motel di jakarta selatan.Saat itu aku sedang bingung karena kehabisan uang untuk bayar berbagaitagihan-tagihan. Setelah aku ketemu Deni, dia mau meminjamkan uangnya kepadakusebanyak tiga juta setengah, tapi dengan syarat dia ingin tidur denganku. Akuterkejut tapi lalu aku mengiyakan saja daripada aku tidak dapat uangnya.Ditambah lagi Deni itu lumayan ganteng. Hari jum'at pulang kantor aku dijemput olehnya, lalu kami pergi kemotel PondokNirwana. Sampai disana dia langsung menerkamku. Tetekku diremas-remas sampaisedikit ngilu. Lalu bajuku semua dibukanya, aku telanjang bulat dihadapannya dandia memandangku sambil tersenyum penuh nafsu. Lalu aku berbaring sambilmenutupi tubuhku dengan bantal. Setelah dia membuka seluruh bajunya aku sempatterkejut memandangi batang kontolnya yang cukup panjang, lebih panjang darimantan suamiku, apalagi si Angga, Maxy dan Budi mantan-mantan pacarku.Aku sebenarnya sangat tidak menyukai oral sex, tapi untuk yang satu ini, aku inginmelumatnya habis kedalam mulutku. Aku tertegun sambil memegang batangkontolnya, karena sangat panjang, kupegang dengan dua tangan saja kepalakontolnya masih keliatan. Sambil kukocok-kocok kontol gede milik Deni ini akujilat-jilat kepala kontolnya, lalu aku masukkan kedalam mulutku. Uppss tidakcukup semuanya baru setengah saja sudah menyentuh amandelku. Tiba-tiba Denimenjerit pelan dan terasa cairan hangat dan encer membasahi rongga mulutku. Akukaget lalu aku keluarkan batang kontolnya lalu bangun dan berlari kecil kekamarmandi untuk membuang air mani si Deni dan membersihkan mulutku.Setelah gosok gigi dan aku merasa bersih, aku kembali ketempat tidur. KulihatDeni telah tidur tengkurap dan tidak bergeming. Aku sedikit kecewa ternyata diaejakulasi prematur. Baru kuhisap sekali-dua kali saja sudah kaluar. Lalu sekarangtertidur lemas tak berdaya...Payah!! laki-laki egois!! .Tiba-tiba aku ingat dan kangen sekali pada bekas suamiku, dia adalah laki-lakiyang sangat perkasa yang pernah meniduri diriku, aku belum pernah bersetubuhdengan laki-laki yang bisa membuatku keluar lebih dari sekali. Kecuali mas ku itu,sayang aku telah bercerai darinya padahal aku sangat mencintainya. Gara-garakami sering bertengkar setelah aku pernah memergokinya di kamar kami, ketikaitu kulihat dia sedang duduk di pinggir tempat tidur sambil batang kontolnyadihisap dan dijilat-jilat oleh ibuku sendiri. Kami sekeluarga bertengkar hebat,tetapi masku itu dibela dan didukung oleh ibu dan kakakku, terakhir aku tahuternyata selain ibuku, kakakku juga sering menikmati tubuh suamiku. Aku lantasmengultimatum keluargaku, aku boleh bercerai atau jika tidak aku yang pergi darirumah ini. Akhirnya semuanya mengalah, kami pun bercerai. Namun hingga saat ini mantan suamiku masih sering datang kerumah, terutama bilaayahku sedang berada dirumah istri mudanya. Aku tahu apa yang seringdilakukannya bila dirumahku, bahkan aku pernah memergoki kemudian mengintipmantan suamiku dan ibu serta kakakku bergumul hebat tanpa busana di ranjangkakakku. Nanti kapan-kapan aku ceritakan. Saat ini betapa aku sangat merindukan perlindungan dan belaian kasih sayang dari seorang laki-laki yang cukup jantan, yang hanya mau memuaskan hasratku saja, tidak tergiur olehgodaan dan rangsangan ibu dan kakakku. Adakah diantara anda sekalian para netter?...please jika anda mau membantu saya, hubungi saya di saya berjanjiakan membalas setiap harapan yang diberikan kepada saya.Terima kasih.

No comments: